Malang, 19052016
Cinta
itu memberikan kekuatan, juga dapat menghancurkan. Dia sangat cantik dari luar,
terlihat manis, dengan duri-duri halus yang mengintari tubunya. Dia adalah bom
waktu yang dapat meledak kapan saja.
Banyak
kasus kematian diakibatkan oleh serangan jantung, karena masalah perasaan yang
tak bisa dia terima, terlalu angkuh atau kadang juga kekecewaan mendalam. Ya begitulah
cinta dia berada di tempat strategis yang mampu meledakkan bagian inti dari
kehidupan kita.
Maka
perbijaklah ketika kita masih merasakan cinta, jangan sampai kita mengecewakan
atau memendam cinta. Atau kita akan terbakar hangus olehnya. Karena dia tak
mengenal siapa dan dimana. Ya seperti itulah cinta yang diagung-agungkan oleh
manusia.
Berhati-hatilah
dalam bersikap, berhati-hatilah dengan berucap karena dua hal itu merupakan dua
senjata paling tajam untuk menembus jantung dan merobek keutuhan cinta. Wahai orang
yang selalu ku banggakan, orang yang kuperjuangkan, untuk saat ini aku ingin
mendapatkan kedamaian cinta darimu. Tak bisakah untuk masa ini engkau
memahamiku. Tak bisakah untuk saat ini aku tak kembali pada masa laluku. Aku selalu
mengalami masa sulit diakhir studiku, tolong untuk kali ini saja stop untuk
melukaiku. Biarkan aku fokus pada apa yang sedang aku jalani yang sedang aku
perjuangkan untuk mu.
Kalian
pasti tahu, bahwa kalian sumber semangatku, kalian sumber kehancuranku. Tolong jangan
kecewakan lagi pengorbananku, untuk kali ini, hanya genggam aku, peluk aku dan
doakan aku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar